Pola keausan sepatu lintasan dan bantalan:
Selama pengoperasian normal, pin track berputar perlahan ke belakang di lubang pin, menyebabkan keduanya aus secara merata, dengan lubang pin secara bertahap menjadi lebih besar dan pin secara bertahap menjadi lebih tipis. Pengoperasian yang tidak tepat, seperti menikung dengan kecepatan tinggi, start mendadak, atau mengemudi ke dalam lumpur, air, atau gulma, dapat menyebabkan pin macet. Hal ini dapat menyebabkan sisi kiri dan kanan track shoe dan bantalan melorot di bawah tekanan berlebih. Pin menjadi cacat dan bengkok, mencegahnya berputar di dalam lubang pin. Gesekan geser antara pin dan lubang pin terjadi, dengan gesekan terbatas pada area kontak kecil. Pin secara bertahap aus menjadi bentuk melengkung, dan lubang pin menjadi elips. Lubang pin yang lebih besar juga meningkatkan track pitch (jarak antara lubang tengah track shoe dan bantalan). Hal ini menyebabkan track shoe dan bantalan bergesekan dengan roda penggerak, membuatnya aus dan meninggalkan gigi roda penggerak dengan bentuk seperti pisau. Pengukuran menunjukkan bahwa ketika pitch meningkat dari 174 mm menjadi 184 mm, lebar bukaan gigi roda penggerak meningkat dari 87 mm menjadi 97 mm.
2025-09-07
Lagi












